Menjelajahi Masa Depan Ruang: Keseruan Jurusan Arsitektur di Techman Day 2026

JAKARTA – Inovasi teknologi dan kreativitas desain bertemu dalam ajang tahunan Techman Day 2026 yang berlangsung meriah pada Selasa, 31 Maret 2026 kemarin. Sejak gerbang dibuka pada pukul 08.00 hingga berakhir pukul 15.00 WIB, suasana pameran dipenuhi energi antusiasme dari para kreator dan pengunjung yang memadati area pameran.
Kolaborasi Multidisplin
Tahun ini, Techman Day menjadi panggung bagi 16 karya unggulan dari berbagai jurusan yang bergabung untuk menunjukkan integrasi teknologi dalam berbagai bidang ilmu. Jurusan Arsitektur, sebagai salah satu kontributor utama, berhasil menarik perhatian massa dengan menyajikan perpaduan antara rancangan fisik yang visioner dan eksplorasi dunia digital.

Menghadirkan Oase di Tengah Kota: “Urban Jungle”
Salah satu daya tarik utama di booth Arsitektur adalah presentasi karya Tugas Akhir yang bertajuk “Urban Jungle: Kuningan Wellness Center and Office Space”. Karya ini bukan sekadar desain gedung perkantoran biasa, melainkan sebuah solusi arsitektural bagi kawasan padat Kuningan.
Konsep ini menawarkan integrasi fasilitas kesehatan (wellness) ke dalam lingkungan kerja, menciptakan ekosistem hijau yang berfungsi sebagai paru-paru kota sekaligus ruang produktif bagi kaum urban. Para pengunjung tampak antusias mengamati detail maket dan penjelasan mengenai bagaimana arsitektur masa depan harus mampu merespons isu kesehatan mental dan lingkungan di Jakarta.

Pengalaman Imersif Melalui VR
Tak hanya menampilkan karya fisik, Jurusan Arsitektur juga membawa pengunjung melampaui batas ruang melalui Architecture in VR. Area ini menyuguhkan kumpulan karya mahasiswa yang memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR). Salah satu sorotan utama di booth Arsitektur adalah pemanfaatan Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran struktur bangunan. Berbeda dengan metode konvensional, teknologi VR ini memungkinkan pengguna untuk membedah anatomi bangunan secara digital.
Para pengunjung diajak untuk melihat secara detail bagaimana sistem pembebanan bekerja, susunan rangka baja, hingga detail sambungan beton yang biasanya tersembunyi di balik dinding. Pengalaman imersif ini memberikan pemahaman mendalam mengenai keamanan dan logika struktural sebuah bangunan dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Eksperimen Ruang Digital: Pameran Virtual Berbasis Online
Terobosan lain yang dihadirkan adalah karya Virtual Exhibition. Mengadaptasi sistem online yang akrab di telinga generasi muda—mirip dengan mekanisme platform Roblox—jurusan Arsitektur menciptakan ruang pameran digital yang dapat diakses secara bersamaan oleh banyak pengguna.
Dalam lingkungan virtual ini, pengunjung dapat menggerakkan avatar mereka, berkeliling melihat galeri karya, dan berinteraksi satu sama lain dalam ruang tiga dimensi. Inovasi ini membuktikan bahwa batas fisik bukan lagi penghalang untuk menikmati sebuah pameran arsitektur.
![]() |
![]() |
![]() |
Antusiasme Ratusan Siswa SMA
Kehadiran lebih dari 200 siswa dari SMA Kanaan Jakarta Pusat dan SMA Islam Avicenna Jagakarsa menambah keriuhan suasana. Banyak dari mereka yang tampak antre untuk mencoba perangkat VR dan mengeksplorasi pameran virtual melalui layar monitor. Bagi para siswa, ini merupakan pengalaman pertama melihat bagaimana dunia arsitektur kini sangat lekat dengan teknologi digital dan pengembangan game engine.
Penutup
Techman Day 2026 menjadi bukti nyata komitmen Jurusan Arsitektur dalam mengadopsi teknologi mutakhir. Melalui simulasi VR struktur dan pameran virtual berbasis online, arsitektur masa kini tidak hanya tentang keindahan visual, tetapi juga tentang efisiensi pembelajaran dan aksesibilitas informasi tanpa batas.
Sampai jumpa di inovasi digital selanjutnya!



Comments :